Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan.

Ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan, Aku tak perlu bertanya lagi,mengapa semua ini terjadi? Apa penyebabnya?,Atau siapa penyebabnya? Ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan, Aku tersadar dari kegilaanku terhadap dunia ini, Rasa terkesanku juga rasa terkejutku akan semua peristiwa yang terjadi hilang begitu saja. Ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan, Aku sadar,kecantikan dan keindahan yang tampak dimata hanyalah setipis kulit Semua terlihat menipu dan memperdaya fikiranku Ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan, Kelahiran,kematian,rasa kehilangan,tawa,tangis,juga air mata, Semua terasa tak asing lagi olehku. Ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan, Aku biarkan diriku terbawa oleh arus takdir, Entah kemana?,Dengan siapa?,Atau berapa lama?,Kini ku tak perduli lagi. Ketika ku sudah sampai diatas titik kehidupan, Aku bingung,apa lagi yang harus aku capai di dunia ini? Karna kini ku tau,dunia hanyalah sementara. ...

sedikit kebahagiaan

Mengapa seringkali aku berbahagia karna sebab kelahiran, Padahal kelahiran yang menyebabkan adanya kematian. Mengapa seringkali aku berbahagia karna sebab pertemuan, Padahal pertemuan yang menyebabkan adanya perpisahan. Mengapa seringkali aku berbahagia karna sebab kepercayaan, Padahal kepercayaan yang menyebabkan adanya kekecewaan. Mengapa seringkali aku berbahagia karna sebab hadirnya cinta, Padahal cinta yang menyebabkan adanya patah hati dan benci. Tapi setidaknya aku mendapatkan sedikit kebahagian diantara setiap pasang semua peristiwa itu,walaupun kini semua tinggal kenangan :)

sakit

Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Jiwaku murung ditengah awan mendung Seraya terbakar hingga menjadi abu Diiringi gemuruh petir yang bersenandung Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Seperti gelap malam yang menghapus senja Mataku terpejam menangis sendu Meratapi hati yang tak lagi tersisa Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Disudut kamar yang gelap gulita Aku meringkuk sambil menunduk layu Mengharap belas kasih terhadap alam semesta Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Seakan berlari mengejar matahari Tak perduli sendiri dan tanpa dipandu Ku tetap bertahan walau beribu hari Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Mungkinkah karna jarak yang memisahkan? Sehingga dirimu hanya sekedar bayangan semu Tapi sangat tak mungkin untuk kulupakan Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Didalam dunia yang penuh dengan fatamorgana terombang ambing oleh ombak masa lalu Sehingga tak tau arah ntah kemana Aku tersiksa oleh cinta dan rindu Bagai menunggu kematian Ak...